Para Tokoh Sejarah Kebangkitan Nasional Tahun 1908

Tokoh-tokoh sejarah kebangkitan nasional tahun 1908 yang mempelopori perjuangan kemerdekaan Indonesia. Asal-usul pemberian nama Kebangkitan Nasional adalah masa pada pertengahan abad ke 20 di mana banyak rakyat Indonesia mulai tumbuh kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia". Periode ini awalnya ditandai dengan dua peristiwa penting dalam sejarah kebangkitan nasional di Indonesia, yaitu lahirnya Boedi Oetomo (dibaca: Budi Utomo) pada tanggal 20 Mei 1908 dan ikrar Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Peristiwa kebangkitan nasional merupakan dampak positif dari penerapan politik etis yang diperjuangkan sejak masa Douwes Dekker.
Sebelum kita membahas tokoh-tokoh sejarah kebangkitan nasional, lebih dahulu kita akan melihat kondisi negara sebelum tahun 1908. Sebagaimana kita ketahui, perjuangan melawan penjajah sudah dimulai oleh bangsa Indonesia sejak sebelum tahun 1908. Namun perjuangan pahlawan indonesia sebelum tahun 1908 masih bersifat kedaerahan. Para pahlawan berjuang mengusir sejarah sebatas dari daerahnya. Misalnya Imam Bonjol bersama kaum padri yang berjuang mengusir Belanda dari Sumatera Barat. Kemudian Pangeran Diponegoro yang berjuang mengusir Belanda dari Jogjakarta dan masih banyak para pahlawan sebelum tahun 1908. Perjuangan sebelum tahun 1908 ini semuanya mengalami kegagalan karena masih bersifat kedaerahan dan kurangnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Menyadari hal ini beberapa tokoh nasional mencoba untuk mempersatukan perjuangan. Tokoh-tokoh sejarah perjuangan nasional tahun 1908 adalah sebagai berikut:
  1. Dr. Sutomo
    Dr. Sutomo merupakan pendiri organisasi Budi Utomo yang didirikan pada tanggal 20 Mei 1908. Beliau bersama lulusan STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen (bahasa Indonesia: Sekolah Pendidikan Dokter Hindia) mendirikan Budi Utomo sebagai organisasi yang bertujuan untuk mempersatukan perjuangan terlepas dari kehidupan terjajah dan dapat mencapai kemerdekaan. Dari hasil pemikiran organisasi inilah istilah pergerakan nasional diperkenalkan. Setelah berdirinya Budi Utomo ini ternyata merangsang berdirinya organisasi-organisasi lainnya. Maka dari itu tanggal berdirinya Budi Utomo diperingati sebagai hari pergerakan nasional.
  2. dr. Wahidin Sudirohusodo
    dr. Wahidin Sudirohusodo merupakan tokoh yang berperan dalam pencetus semangat untuk mendirikan organisasi Budi Utomo. Beliau adalah lulusan STOVIA yang salah satu tokoh intelektual yang berusaha untuk memperjuangkan nasib bangsanya.
  3. Dr. Tjipto Mangunkusomo
    Dr. Tjipto Mangunkusomo adalah salah satu dokter profesional yang lebih dikenal sebagai tokoh pergerakan nasional. Nama beliau diabadikan sebagai salah satu nama Rumah Sakit di Jakarta, yaitu Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo. Beliau bersama Ki Hajar Dewantara dan Douwes Dekker mendirikan Indische Partij.
  4. Ki Hajar Demantara (Raden Mas Soewardi Soerjaningrat)
    Ki Hajar Dewantara atau sebelumnya bernama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat adalah tokoh yang mendirikan Indische Partij bersama Douwes Dekker dan Dr. Tjipto Mangunkusomo. Beliau bertiga terkenal dengan tiga serangkai. Selain itu, Ki Hajar Dewantara juga mendirikan Taman Siswa. Sehingga kemudian beliau disebut sebagai Bapak Pendidikan.
  5. dr. Douwes Dekker
    dr. Douwes Dekker atau nama lainnya Danudirja Setiabudi bersama dengan Dr. Tjipto Mangunkusomo dan Ki Hajar Dewantara mendirikan Indische Partij. Beliau juga terkenal sebagai orang Belanda yang mengkritik kebijakan negaranya karena menindas bangsa Indonesia. 
Demikianlah tadi beberapa Tokoh Sejarah Kebangkitan Nasional yang mempelopori perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tidak hanya kelima tokoh tersebut saja, namun masih banyak tokoh kebangkitan nasional yang belum ditulis. Semoga ditulisan kedepan dapat ditambahkan.

0 Response to "Para Tokoh Sejarah Kebangkitan Nasional Tahun 1908"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel